Fenomena Unik di Balik Kepergian Ustad Gaul Uje

1. Lokasi kecelakaan Uje ditaburi bunga

Lokasi Kecelakaan Uje Ramai By MBI

Lokasi Kecelakaan Uje Ramai By MBI

Di lokasi kecelakaan Ustaz Jeffry Al Buchori, Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan, hingga kini masih menjadi perhatian warga. Satu dari tiga pohon palem yang ditabrak Uje di depan rumah megah nomor 17 menjadi perhatian warga.

Beberapa pelintas, baik pengemudi mobil atau pengendara sepeda motor, nampak menurunkan kecepatan saat melewati lokasi itu. Beberapa di antaranya bahkan ada yang berhenti sejenak sekedar melihat-lihat, atau mengambil foto.

Bahkan di lokasi itu juga beberapa orang menaburkan kembang atau sekadar menaruh bunga, maksudnya buat menghormati kepergian Uje.

 

2. Lokasi kecelakaan dan makam menjadi tempat foto-foto

Pusara Uje Jadi Tempat Photo (MBI)

Pusara Uje Jadi Tempat Photo (MBI)

Lokasi kecelakaan dan makam Ustaz Jeffry Al Buchori masih menjadi daya tarik bagi para penggemarnya. Sepeninggal Uje, demikian sapaan Jeffry Al Buchori, lokasi kecelakaan ustaz gaul itu menjadi lokasi foto-foto penggemar.

Begitu juga dengan makam. Para peziarah tidak hanya membaca Yasin atau berdoa, banyak juga yang asyik berfoto ria di pusara Ustaz Jeffry. “Ya buat kenang-kenangan, walaupun belum sempat ketemu langsung tetapi paling tidak senang bisa ke makamnya,” kata Lestari di makam beberapa waktu lalu.

Lestari datang bersama kedua anak perempuannya. Kedua anaknya Latifah (4) dan Salsa (2) pun tak ketinggalan dia jepret di samping makam ustaz yang akrab disapa Uje ini. “Biar nanti kalau besar mereka tahu pernah ke makam Ustaz Jeffry. Mungkin sekarang mereka belum tahu siapa itu Uje,” terangnya.

 

3. Makam Uje akan dipagari

Makam Uje Mulai di Pagari (MBIa)

Makam Uje Mulai di Pagari (MBI)

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bahkan sampai berkomentar. Dia mengaku siap memenuhi permintaan masyarakat buat memagari pusara mendiang Ustaz Muhammad Jeffry Al Buchori, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kendati demikian, Jokowi, sapaan Joko Widodo, masih belum bisa melakukannya dalam waktu dekat.”Kalau saya jika memang masyarakat ingin, menghendaki, dan meminta, ya saya kira tidak ada masalah untuk dilaksanakan,” katanya.

Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan, jika memang masyarakat menginginkan makam Uje dipagar, maka akan dilaksanakan tanpa kendala apapun.

“Tapi masih dalam proses. Karena memang banyak ambil ide-idenya dari masyarakat untuk melakukan itu,” ujar Jokowi.

 

4. Peziarah membludak hingga tujuh hari

Pejiara Membeludak (MBI)

Pejiara Membeludak (MBI)

Penggemar Uje terus berziarah hingga sekarang. Mereka berduyun-duyun datang dari berbagai daerah. Tak hanya dari Jakarta, peziarah juga dari dari luar kota bahkan dari luar negeri. Agus Hardjono (43) misalnya. Dia datang dari Pekalongan, Jawa Tengah.

Dia dan keluarga sangat mengagumi sosok Uje. Menurut Hardjono, pria yang dikenal sebagai ustaz gaul itu bisa mengimbangi gaya ceramahnya dengan zaman sekarang. “Ceramahnya nggak monoton, disesuaikan zaman lah. Jadi gampang dicerna oleh umat juga,” katanya.

Sementara itu, pemandu ziarah TPU Karet Tengsin, Amshori mengatakan, peziarah yang datang ke makam Uje tak hanya berasal dari dalam negeri. Selang satu hari dimakamkan, seorang warga Hong Kong datang ke makam Uje untuk berziarah.

Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/4-cerita-kematian-uje-mulai-dikeramatkan/peziarah-membludak-hingga-tujuh-hari.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s